6 Days

6 Hari bersama Dia

 ✓ only 6 days free vector eps, cdr, ai, svg vector illustration graphic art

Hari Pertama

Lidahku kelu tak sanggup untuk menyapa

Detak jantung tak menentu tatkala raga ini bertemu dengannya

Aroma tubuhnya menyeruak memaksa membuka luka lama

Basa basi klasik menjadi awal bincang sepasang manusia

Malam tiba dan kecanggunganpun perlahan sirna

Maaf.. tapi biarkan aku egois untuk malam ini saja

Hari Kedua

Ternyata dia belum banyak berubah

Kejadian semalam dianggapnya angin lalu belaka

Dia rengkuh aku ke dalam dekapannya

Penolakan dariku tak berarti apa apa

Akupun luluh ketika melihatnya memohon dengan mata sayunya

Tak dapat dipungkiri ada rasa hangat dan nyaman di dalamnya

Tapi entah mengapa semakin erat pelukan darinya semakin tak dapat kubendung deras air mata

Mungkin terlalu banyak beban yang dirasa hingga hanya butuh untuk saling bersandar saja

Mencoba memahami dan mengerti dalam keheningan yang melanda

Hari itu berakhir dengan aku yang masih saja menerka jawaban atas pertanyaan yang tak sempat terucap kata

Hari Ketiga

Pagi menyapa 

Kuharap kemarin hanyalah bunga tidur yang seakan nyata

Kupaksakan senyum dibibirku agar hari ini terasa sempurna 

Sejenak meninggalkan tempat yang sesak akan kenangan bersama

Agar dapat bernafas lega 

Ku upayakan segalanya

Meskipun harus menahan perih di dada

Namun yang kudapat hanyalah wajahnya kembali bermuram durja 

Teringat segala tentang perempuan yang jauh disana

Aku menyerah!

Hari Keempat

Aku melepasnya

Dan aku merelakannya

Karena menurutku ikhlas adalah bentuk cinta yang paling mulia 

Aku hanya ingin membuat momen bahagia dengannya

Yang dipenuhi oleh gelak tawa riang canda

Tidak ada lagi derai air mata karna rasa kecewa 

Serta akan kusudahi harap untuk sebuah kata maaf darinya

Gelapnya malam membuatku tersadar

Bahwa 6 bulan terakhir cukup untuk mengubahnya

Dia tidak seperti yang dulu, dia berbeda...

Hari Kelima 

Tak ada yang spesial 

Aku dan dia kembali menjadi sepasang teman 

Teman 

Oke

Hanya "Teman"

Hari Keenam

Jauh lebih ringan 

Seperti tak ada beban

Dia pernah bilang 'Namanya juga Kehidupan'

Kulambaikan tanganku untuk salam perpisahan 

Ya 

Kita berpisah 

Dia kembali ke kotanya

Bersenang senang dengan lusinan wanitanya

Lalu aku? Tentu saja kembali ke realita

Menghadapi kenyataan yang ada

Terus menjalani hari seolah kemarin hanya bagian intermezzo dari sebuah buku cerita

 

Comments

Popular Posts